Cinta Kala Ini

Entah kapan…

Entah bagaimana…

Hingga cinta itu berlabuh kini.

Aku tak mengaturnya, tidak pula memaksanya.

Hanya tersadar, bahwa cinta itu di sini, di hati ini.

 

Sesaat lalu dia mendesak, mendorong, dan memaksaku.

Sesaat ini dia menyengsarakanku.

Bukanlah karena derita, hanya hasrat cinta yang belum bersua.

Bukan karena aku tak mau dan tak mampu.

Hanya, Sang Pemberi Cinta belum beri jawab.

 

Tapi rasakanlah.

Getarannya menyeretku tuk menyapamu.

Rintihannya paksaku tuk membuaimu dalam angan.

Ya… tak terhitung masa sehari menyanjungmu.

Bayangmu merasuk budiku.

‘ku biarkan dia terhanyut dalam kenikmatan cinta ini.

Mengenangmu tak kenal waktu,

karena setiap waktu telah jadi momentum.

Meski kini hanya sebatas asa dan hasrat, tapi rasakanlah rangsekannya yang kuat dari dalam diriku.

 

Ini yang lebih penting.

Bukan!

Paling penting!

Kehadiran cinta kala ini menggiringku lebih dalam pada Sang Cinta abadi.

Cinta ini berpadu dalam hangatnya Cinta sang Khalik.

Sampai aku tersadar dan pasrah…

Sampai aku terdecak kagum pada Penciptamu.

Aku bergumam syahdu “sungguh agung Penciptamu…”

Dan terdiam haru, sambil menanti jawabNya.

Harapku kini, cintamu berpadu dalam cintaNya.

 

HHS-SAMP

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s