Cinta Menikmat

 Bukan melari

Bukan pula menjauh dan menyisih.

Gerak riaknya memberi nikmat dan daya.

Ya… dia memang lebih nikmat daripada anggur,

Tapi dia tidak memperbudak,

cukup memberi makna dan rasa.

CINTA….

 

Cinta berkata,

“lihatlah, cantik engkau, manisku, sungguh cantik engkau”

Cinta membalas,

“Lihatlah, tampan engkau, kekasihku, sungguh menarik”

Tanpa cinta, tak mampulah dia memuji dari hati.

Tak mampulah dia berbisik agung dalam dirinya.

Cinta bukanlah pujian buta, apalagi rayuan gombal.

Cinta adalah pengagungan batin atas karya Sang Khalik.

Luhur, murni nan ikhlas.

Hingga setiap kekurangan menjadi peluang untuk melengkapi.

Setiap kelemahan menarik waktu demi penyempurnaan.

 

Dia mencipta kreasi, membuka ide dan gagasan.

Membelenggu otak malas dan nurani yang berkhianat.

Terlahirlah ide ini dan itu, bukan karena kurang kerjaan.

Tapi demi nikmatnya cinta.

Entah bagaimana, kadang ide dan kreasi tak selalu lumrah.

Tak lumrah atau sedikit aneh, mudah-mudahan bukan gila.

Hanya membuka hasrat untuk nikmat dan desakan cinta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s